PENERAPAN METODE LONGLINE PADA TEKNIK BUDIDAYA KERANG MUTIARA (Pinctada maxima) DI PERAIRAN PANTAI KUPANG, NUSA TENGGARA TIMUR (NTT)
Main Article Content
Abstract
Budidaya tiram mutiara menawarkan berbagai keuntungan, termasuk nilai ekonomi yang tinggi, proses budidaya yang relatif sederhana, serta kontribusi terhadap pelestarian lingkungan laut. Tiram mutiara (Pinctada maxima) juga membantu menjaga kualitas air laut melalui proses penyaringan dan mendukung keberlanjutan ekosistem terumbu karang (Triwibowo, 2023). Penelitian ini bertujuan untuk mengamati efektifitas penerapan metode longline pada budidaya tiram Mutiara. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan April–Mei 2025 di perairan pantai Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT). Metode yang diterapkan meliputi observasi langsung, wawancara, dan dokumentasi di lokasi. Hasil penelitiani menunjukkan bahwa teknik pemeliharaan mencakup perawatan rutin seperti pemindahan spat (benih tiram), penggantian jaring sesuai dengan tahapan pertumbuhan tiram, serta pembersihan cangkang untuk menghilangkan organisme biofouling. Tahap paling krusial adalah implantasi inti mutiara secara cermat dalam lingkungan steril guna memastikan produksi mutiara berkualitas tinggi. Tahap akhir adalah pemanenan mutiara yang dilakukan setelah 2–3 tahun; tiram dengan lapisan nacre (induk mutiara) yang tebal dipanen (mengorbankan tiram tersebut), sedangkan tiram dengan lapisan yang lebih tipis dapat digunakan kembali. Penerapan metode Longline Early Exposure Platform (LEP) dengan menggunakan jaring yang memiliki variasi ukuran mata jaring dan kepadatan tebar: mata jaring 24 mm (24 ekor tiram, berat 20–50 g, ukuran spat), mata jaring 10 mm (10 ekor tiram, berat 50–120 g, ukuran juvenil), dan mata jaring 8 mm (8 ekor tiram, berat 120–250 g, ukuran dewasa siap panen). Metode ini mencerminkan pendekatan manajemen budidaya yang terstruktur dan berkelanjutan dalam mendukung keberhasilan produksi tiram mutiara.
Downloads
Article Details
Section
How to Cite
References
Baso, H. S., & Syarifuddin, M. (2021). Analisis Pertumbuhan Kerang Mutiara (Pinctada Maxima) Berdasarkan Kedalaman Di Perairan Kupa,Kabupaten Barru. Fisheries Of Wallacea Journal, 2(1), 34.
Di, L., Globalindo, P. T., Cabang, M., Desa, H., Kei, L., Kab, K., Tenggara, M., & Laporan, S. (2021). Metode Longline Di Pt . Globalindo Mutiara Cabang Humatan 88 Desa Letman Kei Kecil Kab . Maluku Tenggara. March.
Hendrawati, G. I., & Firmani, U. (2024). Pertumbuhan Tiram Mutiara (Pinctada Maxima) Menggunakan Metode Karambah Apung Dan Longline. Jurnal Ilmu Dan Teknologi Perikanan Tangkap, 9(2), 69–73.
Junaidi, M., Ahmad, Z., & Astriana, B. H. (2019). Pengaruh Kepadatan Spat Kerang Mutiara (Pinctada Maxima) Dengan Metode Longline Terhadap Pertumbuhan Dan Kelangsungan Hidup. Jurnal Biologi Tropis, 19(2), 221–228.
Junaidi, M., Dwi Hari Setyono, B., & Azhar, F. (2020). Demplot Budi Daya Lobster Dan Kerang Mutiara Secara Terintegrasi Dalam Rangka Penguatan Kemitraan Masyarakat Lombok Utara. Agrokreatif: Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat, 6(3), 249–259.
Khasanah. (2022). Analisis Kesesuaian Perairan Untuk Lokasi Budidaya Rumput Laut Eucheuma Cottonii Di Perairan Kecamatan Sajoanging. 18.
Kotta, R. (2018). Teknik Pembenihan Tiram Mutiara ( Pinctada Maxima ). Seminar Nasional Penelitian, Pusat Lipi Oseanografi Ternate, 1(2), 228–244.
Kristiningrum, E., & Louhenapessy, B. B. (2018). Dukungan Standardisasi Pada Budidaya Tiram Mutiara. Jurnal Standardisasi, 20(2), 147.
Laila, K., Sencaka, R., Sari, P., & Gunawan, A. (2022). Pemberdayaan Masyarakat Tentang Teknik Budidaya Kerang Darah Desa Medang Kecamatan Medang Deras Kabupaten Batubara. 2(2), 109–114.
Luruk, A., Santoso, P., & Tjendanawangi, A. (2023). Pengaruh Kepadatan Terhadap Pertumbuhan Kerang Mutiara (Pinctada Maxima) Pada Metode Longline. Jurnal Vokasi Ilmu-Ilmu Perikanan (Jvip), 4(1), 147.
Memenuhi, U., Persyaratan, S., Mendapatkan, G., Madya, G. A., Pendidikan, J., Boga, T., & Busana, D. (2017). PROYEK AKHIR Diajukan Kepada Fakultas Teknik Universitas Negeri Yogyakarta Drama Musikal Sabda Raja Mutiara Tata Rias Fantasi Mutiara Keshi Keke Dalam Pergelaran (Issue April).
Nadia, L. O. A. R., Oetama, D., Takwir, A., & Nadia, L. M. H. (2020). Pengelolaan Kawasan Budidaya Kerang Mutiara Melalui Pendekatan Daya Dukung Di Pesisir Palabusa Kota Baubau. Kainawa: Jurnal Pembangunan Dan Budaya, 2(1), 35–49.
Nahak, A. A., Sunadji, S., & Santoso, P. (2024). Pengaruh Kepadatan Terhadap Pertumbuhan Dan Kelangsungan Hidup Larva Kerang Mutiara (Pinctada Maxima) Di PT. Timur Otsuki Mutiara Kupang. Jurnal Vokasi Ilmu-Ilmu Perikanan (Jvip), 4(2), 224.
Oliver, J. (2018). Perancangan Pusat Kerajinan Dan Budidaya Mutiara. Journal Of Chemical Information And Modeling, 53(9), 1689–1699.
Sari, L. P., & Rahim, A. R. (2025). Kualitas Agar Rumput Laut Dan Kondisi Tanah Impact Of Green Mussel ( Perna Viridis ) Density On Agar Quality Of Seaweed And Soil Conditions. 10.
Sukarene, Harjono, Sutaryono, Y., & Maslami, V. (2023). Jurnal Pepadu Jurnal Pepadu. Jurnal Pepadu, 4(4), 541–546.
Tomatala, P. (2019). Efektifitas Penggunaan Bingkai Jaring Pada Penjarangan Benih Kerang Mutiara, Pinctada Maxima. E-Journal Budidaya Perairan, 2(1), 1–6.
Triwibowo, A. (2023). Strategi Pengelolaan Ekosistem Terumbu Karang Di Wilayah Pesisir. Jurnal Kelautan Dan Perikanan Terapan (JKPT), 1, 61.
Utami, D. A. S., Kusmiatun, A., Sufiati, A., Wati, K. S., & Djauhari, R. (2023). Prevalensi Organisme Penempel Pada Induk Tiram Mutiara (Pinctada Maxima). Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian Dan Kajian Ilmu Perikanan Dan Kelautan, 11(2), 165–
Adi, Catur Pramono, Et Al. Teknik Budidaya Rumput Laut Dan Tiram Mutiara. Penerbit P4I, 2024.
Baso, H. S., & Syarifuddin, M. (2021). Analisis Pertumbuhan Kerang Mutiara (Pinctada Maxima) Berdasarkan Kedalaman Di Perairan Kupa,Kabupaten Barru. Fisheries Of Wallacea Journal, 2(1), 34.
Di, L., Globalindo, P. T., Cabang, M., Desa, H., Kei, L., Kab, K., Tenggara, M., & Laporan, S. (2021). Metode Longline Di Pt . Globalindo Mutiara Cabang Humatan 88 Desa Letman Kei Kecil Kab . Maluku Tenggara. March.
Hendrawati, G. I., & Firmani, U. (2024). Pertumbuhan Tiram Mutiara (Pinctada Maxima) Menggunakan Metode Karambah Apung Dan Longline. Jurnal Ilmu Dan Teknologi Perikanan Tangkap, 9(2), 69–73.
Junaidi, M., Ahmad, Z., & Astriana, B. H. (2019). Pengaruh Kepadatan Spat Kerang Mutiara (Pinctada Maxima) Dengan Metode Longline Terhadap Pertumbuhan Dan Kelangsungan Hidup. Jurnal Biologi Tropis, 19(2), 221–228.
Junaidi, M., Dwi Hari Setyono, B., & Azhar, F. (2020). Demplot Budi Daya Lobster Dan Kerang Mutiara Secara Terintegrasi Dalam Rangka Penguatan Kemitraan Masyarakat Lombok Utara. Agrokreatif: Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat, 6(3), 249–259.
Khasanah. (2022). Analisis Kesesuaian Perairan Untuk Lokasi Budidaya Rumput Laut Eucheuma Cottonii Di Perairan Kecamatan Sajoanging. 18.
Kotta, R. (2018). Teknik Pembenihan Tiram Mutiara ( Pinctada Maxima ). Seminar Nasional Penelitian, Pusat Lipi Oseanografi Ternate, 1(2), 228–244.
Kristiningrum, E., & Louhenapessy, B. B. (2018). Dukungan Standardisasi Pada Budidaya Tiram Mutiara. Jurnal Standardisasi, 20(2), 147.
Laila, K., Sencaka, R., Sari, P., & Gunawan, A. (2022). Pemberdayaan Masyarakat Tentang Teknik Budidaya Kerang Darah Desa Medang Kecamatan Medang Deras Kabupaten Batubara. 2(2), 109–114.
Luruk, A., Santoso, P., & Tjendanawangi, A. (2023). Pengaruh Kepadatan Terhadap Pertumbuhan Kerang Mutiara (Pinctada Maxima) Pada Metode Longline. Jurnal Vokasi Ilmu-Ilmu Perikanan (Jvip), 4(1), 147.
Memenuhi, U., Persyaratan, S., Mendapatkan, G., Madya, G. A., Pendidikan, J., Boga, T., & Busana, D. (2017). Proyek Akhir Diajukan Kepada Fakultas Teknik Universitas Negeri Yogyakarta Drama Musikal Sabda Raja Mutiara Tata Rias Fantasi Mutiara Keshi Keke Dalam Pergelaran (Issue April).
Nadia, L. O. A. R., Oetama, D., Takwir, A., & Nadia, L. M. H. (2020). Pengelolaan Kawasan Budidaya Kerang Mutiara Melalui Pendekatan Daya Dukung Di Pesisir Palabusa Kota Baubau. Kainawa: Jurnal Pembangunan Dan Budaya, 2(1), 35–49.
Nahak, A. A., Sunadji, S., & Santoso, P. (2024). Pengaruh Kepadatan Terhadap Pertumbuhan Dan Kelangsungan Hidup Larva Kerang Mutiara (Pinctada Maxima) Di PT. Timur Otsuki Mutiara Kupang. Jurnal Vokasi Ilmu-Ilmu Perikanan (Jvip), 4(2), 224. 0
Oliver, J. (2018). Perancangan Pusat Kerajinan Dan Budidaya Mutiara. Journal Of Chemical Information And Modeling, 53(9), 1689–1699.
Sari, L. P., & Rahim, A. R. (2025). Kualitas Agar Rumput Laut Dan Kondisi Tanah Impact Of Green Mussel ( Perna Viridis ) Density On Agar Quality Of Seaweed And Soil Conditions. 10.
Sukarene, Harjono, Sutaryono, Y., & Maslami, V. (2023). Jurnal Pepadu Jurnal Pepadu. Jurnal Pepadu, 4(4), 541–546.
Tomatala, P. (2019). Efektifitas Penggunaan Bingkai Jaring Pada Penjarangan Benih Kerang Mutiara, Pinctada Maxima. E-Journal Budidaya Perairan, 2(1), 1–6.
Triwibowo, A. (2023). Strategi Pengelolaan Ekosistem Terumbu Karang Di Wilayah Pesisir. Jurnal Kelautan Dan Perikanan Terapan (JKPT), 1, 61.
Utami, D. A. S., Kusmiatun, A., Sufiati, A., Wati, K. S., & Djauhari, R. (2023). Prevalensi Organisme Penempel Pada Induk Tiram Mutiara (Pinctada Maxima). Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian Dan Kajian Ilmu Perikanan Dan Kelautan, 11(2), 165–170.