Manuskrip yang dikirimkan ke Journal of Sustainable Borderland Animal Agriculture (JSBAA) harus disusun secara sistematis dan mengikuti struktur penulisan ilmiah. Manuskrip terdiri atas Judul, Nama Penulis, Afiliasi Penulis, Corresponding Author, Abstrak, Kata Kunci, Pendahuluan, Metode Penelitian, Hasil dan Pembahasan, Kesimpulan, Ucapan Terima Kasih, Daftar Notasi (jika diperlukan), Daftar Pustaka, serta Lampiran (jika diperlukan).

1. Judul, Nama Penulis, Afiliasi, dan Corresponding Author

Judul artikel harus ringkas, jelas, informatif, dan mencerminkan isi penelitian. Judul sebaiknya tidak lebih dari 15 kata serta menghindari penggunaan singkatan dan rumus yang tidak dikenal secara luas.

Nama penulis ditulis lengkap tanpa gelar akademik dan ditempatkan di bawah judul. Setiap nama penulis diberi tanda superskrip untuk menunjukkan afiliasi masing-masing. Penulis yang bertanggung jawab atas korespondensi harus ditandai sebagai Corresponding Author.

Afiliasi penulis ditulis di bawah nama penulis dengan menggunakan tanda superskrip yang sesuai. Afiliasi sekurang-kurangnya mencantumkan nama institusi, fakultas atau program studi, kota, dan negara.

Informasi Corresponding Author mencakup nama lengkap, afiliasi, alamat korespondensi, dan alamat email yang aktif.

2. Abstrak dan Kata Kunci

Abstrak harus ditulis secara ringkas dan informatif, mencakup latar belakang atau tujuan penelitian, metode, hasil utama, dan kesimpulan. Abstrak ditulis dalam 150–250 kata dan sebaiknya tidak menggunakan singkatan atau formula yang tidak dikenal secara luas.

Abstrak dan kata kunci disajikan dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris.

Sebanyak 3–6 kata kunci dicantumkan di bawah masing-masing abstrak. Kata kunci dipisahkan dengan tanda koma (,).

3. Pendahuluan

Bagian pendahuluan harus menjelaskan latar belakang penelitian, permasalahan atau kesenjangan penelitian (research gap), tinjauan pustaka yang relevan, state of the art, serta tujuan penelitian. Pendahuluan harus disusun secara ringkas dan mengarahkan pembaca pada pentingnya penelitian yang dilakukan.

4. Metode Penelitian

Bagian metode harus menjelaskan bahan, alat, lokasi, waktu, desain penelitian, prosedur, teknik pengumpulan data, serta metode analisis yang digunakan sesuai dengan karakteristik penelitian.

Metode harus dijelaskan secara cukup rinci sehingga penelitian dapat dipahami, dievaluasi, dan direproduksi oleh peneliti lain. Jika manuskrip membahas pengembangan model, penulis harus menjelaskan model yang dikembangkan, tahapan pengembangan, serta metode evaluasi atau validasi model tersebut.

5. Hasil dan Pembahasan

Bagian hasil menyajikan temuan penelitian secara sistematis, jelas, dan objektif. Hasil dapat didukung oleh tabel, gambar, grafik, atau bentuk visualisasi data lainnya.

Pembahasan harus menginterpretasikan hasil penelitian dengan menghubungkannya dengan tujuan penelitian, teori, dan penelitian terdahulu yang relevan. Pembahasan harus menekankan kontribusi, implikasi, serta temuan utama penelitian.

Tabel dan gambar harus diberi nomor secara berurutan dan dirujuk di dalam teks. Judul tabel ditempatkan di atas tabel, sedangkan judul gambar ditempatkan di bawah gambar. Tabel dan gambar harus memiliki kualitas yang baik, mudah dibaca, dan relevan dengan isi artikel.

6. Kesimpulan

Kesimpulan harus menyajikan temuan utama penelitian secara ringkas dan jelas serta secara langsung menjawab tujuan penelitian. Kesimpulan tidak sekadar mengulang uraian hasil dan pembahasan.

7. Ucapan Terima Kasih

Ucapan terima kasih dapat digunakan untuk menyebutkan pihak yang memberikan dukungan dalam pelaksanaan penelitian, termasuk dukungan pendanaan, fasilitas penelitian, atau kontribusi lain yang relevan tetapi tidak memenuhi kriteria sebagai penulis.

8. Daftar Notasi

Daftar notasi dicantumkan apabila artikel menggunakan simbol, singkatan, atau persamaan yang memerlukan penjelasan khusus. Notasi disusun secara sistematis dan konsisten.

9. Daftar Pustaka dan Referensi

Semua sumber yang dikutip dalam teks harus dicantumkan dalam daftar pustaka, dan setiap sumber dalam daftar pustaka harus dirujuk dalam teks.

Referensi dalam teks ditulis dengan sistem nama penulis dan tahun (author-date), dengan ketentuan:

  • Satu penulis: nama belakang penulis dan tahun publikasi.
  • Dua penulis: nama belakang kedua penulis dan tahun publikasi.
  • Tiga penulis atau lebih: nama belakang penulis pertama diikuti et al. dan tahun publikasi.

Jika terdapat beberapa sumber dalam satu kutipan, sumber disusun berdasarkan urutan abjad dan kemudian tahun publikasi.

Contoh:
(Allan, 1996a, 1996b, 1999; Allan & Jones, 1995).
Kramer et al. (2000) reported that ...

Daftar pustaka disusun berdasarkan urutan alfabetis nama belakang penulis. Apabila terdapat beberapa publikasi dari penulis yang sama pada tahun yang sama, digunakan penanda a, b, c, dan seterusnya setelah tahun publikasi.

Contoh format:

Artikel jurnal:
Capek, P., Hejtmanek, V., Solcova, O., Klusacek, K., & Schneider, P. (1997). Gas transport in porous media under dynamic conditions. Catalysis Today, 38, 31–38.

Buku:
Strunk Jr., W., & White, E. B. (1979). The Elements of Style (3rd ed.). Macmillan.

Bab buku:
Mettam, G. R., & Adams, L. B. (1999). How to prepare an electronic version of your article. In B. S. Jones & R. Z. Smith (Eds.), Introduction to the Electronic Age (pp. 281–304). E-Publishing Inc.

Penulis sangat dianjurkan menggunakan reference manager seperti Mendeley, Zotero, atau perangkat lunak pengelola referensi lainnya untuk memastikan konsistensi sitasi dan daftar pustaka.

10. Tabel dan Gambar

Tabel dan gambar harus:

  • diberi nomor secara berurutan sesuai kemunculannya dalam teks;
  • disebutkan atau dirujuk dalam teks;
  • memiliki judul yang jelas dan informatif;
  • memiliki kualitas resolusi yang baik;
  • dapat dibaca dengan jelas dalam format publikasi;
  • tidak menggunakan bingkai (frame) yang tidak diperlukan;
  • menggunakan satuan dan keterangan yang konsisten.

Nomor dan judul tabel ditempatkan di atas tabel, sedangkan nomor dan judul gambar ditempatkan di bawah gambar.

11. Pengiriman Manuskrip

Manuskrip harus disiapkan dalam format Microsoft Word (.doc atau .docx) sesuai dengan Author Guidelines dan template JSBAA.

Pengiriman manuskrip dilakukan melalui sistem pengelolaan jurnal secara daring (OJS). Penulis harus memastikan bahwa seluruh informasi penulis, afiliasi, Corresponding Author, serta dokumen pendukung telah diisi dengan lengkap pada saat pengiriman.

JSBAA tidak mengenakan Submission Fee. Manuskrip yang telah dinyatakan diterima setelah melalui proses penelaahan sejawat dikenakan Article Processing Charge (APC) sebesar Rp150.000.

12. Proses Review

Setiap manuskrip yang masuk akan melalui pemeriksaan awal oleh editor untuk memastikan kesesuaian dengan fokus dan ruang lingkup jurnal serta kepatuhan terhadap pedoman penulisan.

Manuskrip yang memenuhi persyaratan awal akan diproses melalui peer review oleh reviewer yang kompeten di bidangnya. Keputusan publikasi didasarkan pada hasil penelaahan reviewer dan pertimbangan editorial.

Editor berhak menerima, meminta revisi, atau menolak manuskrip berdasarkan hasil proses editorial dan penelaahan sejawat.