Penyerahan Naskah
Panduan Penulis
Manuskrip yang disubmit ke NusaPlant (Journal of Nusantara Plantation Science) harus disusun secara sistematis dan mengikuti ketentuan penulisan jurnal. Manuskrip diawali dengan Judul, Nama Penulis, Afiliasi Penulis, Abstrak, dan Kata Kunci, kemudian diikuti oleh bagian utama yang terdiri atas Pendahuluan, Metode Penelitian, Hasil dan Pembahasan, Kesimpulan, Ucapan Terima Kasih, Daftar Notasi (jika diperlukan), dan Daftar Pustaka. Gambar dan tabel harus diberi nomor secara berurutan dan judul yang jelas.
1. Judul, Nama Penulis, Afiliasi, dan Corresponding Author
a. Judul
Judul artikel harus ditulis secara ringkas, jelas, informatif, dan mencerminkan isi penelitian. Judul sebaiknya tidak lebih dari 15 kata dan menghindari penggunaan singkatan, istilah, atau rumus yang tidak dikenal secara luas. Judul ditulis menggunakan huruf kapital dengan ukuran 14 pt.
b. Nama Penulis
Nama seluruh penulis ditulis lengkap tanpa gelar akademik dan ditempatkan di bawah judul artikel. Setiap nama penulis diberi tanda superskrip untuk menunjukkan afiliasi masing-masing. Penulis yang bertanggung jawab atas korespondensi harus ditandai dengan tanda (*) sebagai Corresponding Author.
c. Afiliasi Penulis
Afiliasi setiap penulis ditulis secara lengkap di bawah nama penulis dan diawali dengan superskrip yang sesuai. Afiliasi sekurang-kurangnya mencantumkan nama institusi, fakultas atau program studi/departemen (jika ada), kota, dan negara.
d. Corresponding Author
Informasi Corresponding Author mencakup nama lengkap, afiliasi, alamat institusi, dan alamat email yang aktif. Informasi kontak tambahan dapat dicantumkan apabila diperlukan.
Contoh format:
MARIA IMEDA¹, MARIA YESTIANA¹, SITI RAHMAH¹*
¹Nama Fakultas/Program Studi, Nama Institusi, Kota, Provinsi, Indonesia
Corresponding Author: email@institution.ac.id
Informasi seperti Manuscript Received, Revised, dan Accepted merupakan metadata editorial dan akan diisi oleh pengelola jurnal.
2. Abstrak dan Kata Kunci
a. Abstrak
Abstrak ditulis secara ringkas dan informatif dengan panjang sekitar 150–200 kata. Abstrak harus memuat latar belakang singkat, tujuan penelitian, metode utama, hasil utama, dan kesimpulan. Abstrak sebaiknya tidak memuat sitasi, singkatan yang tidak umum, atau rumus yang tidak dikenal secara luas.
b. Kata Kunci
Di bawah abstrak dicantumkan 3–6 kata kunci yang relevan dengan topik penelitian. Setiap kata kunci dipisahkan dengan tanda koma (,).
c. Bahasa
Abstrak dan kata kunci ditulis dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris.
3. Pendahuluan
Pendahuluan harus menjelaskan latar belakang dan urgensi penelitian, permasalahan yang dikaji, tinjauan pustaka yang relevan, serta perkembangan penelitian terkini (state of the art). Pendahuluan harus menunjukkan kesenjangan penelitian (research gap) dan diakhiri dengan tujuan penelitian yang jelas.
4. Metode Penelitian
Bagian metode penelitian harus menjelaskan bahan, alat, lokasi, waktu, rancangan penelitian, prosedur, teknik pengumpulan data, serta metode analisis data yang digunakan sesuai dengan karakteristik penelitian.
Metode harus dijelaskan secara cukup rinci sehingga penelitian dapat dipahami dan, apabila diperlukan, direplikasi atau direproduksi oleh peneliti lain. Untuk penelitian yang melibatkan pengembangan model, harus dijelaskan model yang dikembangkan, tahapan pengembangan, parameter yang digunakan, serta metode evaluasi atau validasinya.
5. Hasil dan Pembahasan
Bagian ini menyajikan hasil penelitian secara sistematis dan disertai pembahasan yang komprehensif. Pembahasan harus menginterpretasikan hasil penelitian, menghubungkannya dengan teori dan penelitian terdahulu, serta menunjukkan kontribusi dan implikasi hasil penelitian terhadap pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi perkebunan.
Tabel dan gambar harus dirujuk secara jelas dalam teks menggunakan nomor masing-masing, misalnya Tabel 1 atau Gambar 1. Tabel dan gambar harus memiliki nomor dan judul yang informatif serta disajikan dengan kualitas yang baik.
Judul tabel ditempatkan di atas tabel, sedangkan judul gambar ditempatkan di bawah gambar. Gambar tidak boleh menggunakan bingkai (frame) dan harus memiliki resolusi yang memadai untuk menghasilkan kualitas cetak yang baik.
6. Kesimpulan
Kesimpulan menyajikan temuan utama penelitian secara ringkas, jelas, dan sesuai dengan tujuan penelitian. Kesimpulan tidak sekadar mengulang hasil penelitian, tetapi harus menegaskan kontribusi utama penelitian. Jika relevan, implikasi atau rekomendasi penelitian dapat disampaikan secara singkat.
7. Daftar Notasi
Daftar notasi dapat dicantumkan apabila manuskrip menggunakan banyak simbol atau notasi khusus. Notasi disusun secara alfabetis dan dijelaskan secara konsisten. Notasi huruf Yunani dapat disusun setelah notasi huruf Latin atau mengikuti sistem pengelompokan yang digunakan dalam manuskrip.
8. Referensi
a. Sitasi dalam Teks
Sitasi dalam teks menggunakan nama belakang penulis dan tahun publikasi.
- Satu penulis: nama belakang penulis dan tahun publikasi.
- Dua penulis: nama belakang kedua penulis dan tahun publikasi.
- Tiga penulis atau lebih: nama belakang penulis pertama diikuti et al. dan tahun publikasi.
Contoh:
Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa produktivitas tanaman dipengaruhi oleh kondisi lingkungan (Allan, 1996).
Allan dan Jones (1995) melaporkan bahwa pengelolaan lahan berpengaruh terhadap produktivitas tanaman.
Kramer et al. (2000) menunjukkan adanya hubungan antara kondisi tanah dan pertumbuhan tanaman.
Jika terdapat beberapa sumber dalam satu sitasi, sumber disusun berdasarkan urutan abjad dan kemudian tahun publikasi.
b. Daftar Pustaka
Daftar pustaka disusun secara alfabetis berdasarkan nama belakang penulis. Semua sumber yang dikutip dalam teks harus dicantumkan dalam daftar pustaka, dan setiap sumber dalam daftar pustaka harus dirujuk dalam teks.
Penulis dianjurkan menggunakan sumber pustaka primer dan mutakhir, terutama artikel jurnal ilmiah yang relevan dengan topik penelitian. DOI hendaknya dicantumkan apabila tersedia.
Contoh artikel jurnal:
Capek, P., Hejtmanek, V., Solcova, O., Klusacek, K., & Schneider, P. (1997). Gas transport in porous media under dynamic conditions. Catalysis Today, 38, 31–38.
Contoh buku:
Strunk, W., Jr., & White, E. B. (1979). The Elements of Style (3rd ed.). Macmillan, New York.
Contoh bab buku:
Mettam, G. R., & Adams, L. B. (1999). How to prepare an electronic version of your article. In B. S. Jones & R. Z. Smith (Eds.), Introduction to the Electronic Age (pp. 281–304). E-Publishing Inc., New York.
9. Pengiriman Manuskrip
Manuskrip harus disiapkan dalam format Microsoft Word (.doc/.docx) sesuai dengan template dan pedoman penulisan NusaPlant. Manuskrip dikirimkan melalui sistem Open Journal Systems (OJS) yang tersedia pada laman resmi jurnal.
Penulis wajib memastikan bahwa manuskrip telah memenuhi seluruh persyaratan penulisan sebelum melakukan submission. Informasi mengenai seluruh penulis, termasuk nama lengkap, afiliasi, dan email, harus diisi secara lengkap pada sistem OJS.
Setiap manuskrip yang masuk akan melalui proses peer review sesuai dengan kebijakan editorial NusaPlant. Keputusan publikasi didasarkan pada hasil penilaian reviewer, pertimbangan editor, kesesuaian dengan fokus dan ruang lingkup jurnal, serta pemenuhan standar akademik dan etika publikasi.
Daftar Tilik Penyerahan Naskah
Seluruh naskah harus memenuhi persyaratan berikut.
- Naskah ini memenuhi persyaratan yang disebutkan dalam Panduan bagi Penulis.
- Naskah ini belum perah diterbitkan, tidak pula sedang dalam pertimbangan jurnal lain.
- Semua referensi telah diperiksa akurasi dan kelengkapannya.
- Semua tabel dan gambar sudah diberi nomor dan judul.
- Ijin telah diperoleh untuk menerbitkan semua foto, dataset dan bahan lain yang tersedia dalam naskah ini.